ARTICLE
Inspiration Overload
04 Apr 16
Pinterest, Instagram, Tumblr, dan beragam blog lain. Semuanya memanjakan kita dengan tampilan visual yang berkualitas. Beragam foto, gambar, dan ilustrasi di dunia maya kini tampak lebih indah dari tahun-tahun sebelumnya. Begitu juga tentang segala yang tersaji mengenai pernikahan.
 
“ I Was Blind, But Now I See”
Seperti yang sudah diprediksi para ahli komunikasi, perkembangan teknologi membuat segalanya lebih spesifik demi mengakomodir keunikan umat manusia. Hubungannya dengan pernikahan? Di zaman penghasil beragam keindahan ini, pernikahan tidak lagi sederhana. Dulu urusan hanya gedung, catering, dekorasi, dokumentasi, busana pengantin dan seragam panitia. Tapi kini? Hal-hal yang dipikirkan, diperhitungkan, dan diurus dalam persiapan bak naik berpuluh-puluh kali lipat jumlahnya. Contohnya saja, budget untuk foto pre-wedding, dll.
 
Banyak Tahu, Banyak Mau
Hal yang dulu dianggap remeh-temeh kini menjadi hal penting, definisi “pernikahan sempurna” pun meluas dan parameter untuk mencapainya seringkali sulit diukur dan semakin tidak realistis. Karena, akuilah betapa kita mabuk oleh keindahan visual yang disajikan dunia maya. Jika mungkin, rasanya kedua mata kita ingin bisa besinergi dengan otak dan mewujudkan semuanya ke dunia nyata. Krena terpaan teknologi, dunia pernikahan termasuk persiapan mewujudkannya, kini telah berubah. Jauh berubah.
 
Diuji Teknologi
Di era ini, siapa pun, termasuk para calon pengantin diuji. Menyikapi perkembangan teknologi, seseorang harus mengenali dirinya dan pasangan juga hubungan mereka dengan baik, memiliki pendirian, dan teguh memegang prinsip. Sangatlah tidak mungkin jika semua dianggap bagus dan indah lalu mau diaplikasikan dalam dekorasi pernikahan? Bukankah hal yang dipaksakan itu akan berdampak tidak bagus? Yang terpenting adalah bagaimana kualitas personal seseorang nyatanya menentukan konsistensi dan kualitas pesta pernikahannya.
 
Sebaiknya carilah waktu bersama pasangan untuk menyeleksi dan memilah mana konsep yang cocok dengan kepribadian masing-masing. Setelah itu pertimbangkan budget dan kemungkinan realisasinya. Setelah itu diskusikan dengan vendor dengan menyertakan contoh gambar yang Anda dapatkan dari berbagai majalah, atau digital. Hal itu bertujuan agar kedua pihak sama-sama mengerti tentang apa yang dimaksud, serta menghindari interpretasi subjektif. It’s a way to get on the same page. Semoga dapat membantu. (EBI & VNA, sumber: Majalah Le Mariage, foto: smallnotebook)
 
RELATED ARTICLES
Pets At Wedding
22 jul 2014

THE ISSUE » Binatang Peliharaan di Pernikahan Ada banyak cara untuk melibatkan hewan peliharaan tercinta dalam hari bersejarah, baik dalam peran formalnya sebagai ...

SELENGKAPNYA
Settle Down, Tone Down
22 jul 2014

THE ISSUE » Penuhilah hari bersejarah Anda dengan dominasi palet warna lembut. Pilih putih sebagai warna dasar, layaknya sebuah kanvas bagi guratan warna-warna seperti oranye muda, put...

SELENGKAPNYA
Meredakan Ketegangan Di Hari Pernikahan
22 jul 2014

THE ISSUE » Meredakan Ketegangan Di Hari Pernikahan Adalah hal yang wajar jika Anda merasa tegang di hari pernikahan Anda. Namun bukan berarti ketegangan tersebut boleh  menguasa...

SELENGKAPNYA
ADVERTISEMENT
  • A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Undefined variable: data_banner_ads

    Filename: views/v_sidebar.php

    Line Number: 101

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/v_sidebar.php

    Line Number: 101

RECENT NEWS
UPCOMING EVENT