ARTICLE
KO Restaurant, Teppanyaki, and Lounge
04 May 18
The Performance of the Art and Entertainment

Jepang menjadi negara dengan salah satu tradisi kuliner yang paling beragam di dunia. Lebih dari 20 jenis masakan Jepang, dari Omakase, Izakaya, hingga Teppanyaki. Teppanyaki sendiri berasal dari kata Teppan atau plat besi yang digunakan untuk memasak. Bisa diartikan juga konsep casual dengan chef yang memasak di depan para tamu yang duduk mengelilinginya.  Di era Kaisar Hirohito, Teppanyaki mulai dikenal akibat efek dari era industrialisasi Jepang yang memproduksi banyak metal untuk kebutuhan industrinya.

Lantaran memasak di depan tamu, chef harus mempunyai jiwa entertainment untuk menghibur tamu agar tidak bosan sembari menunggu makanan yang sedang dibuat. Atraksi dari chef merupakan salah satu keunggulan dari KO Teppanyaki antara lain adalah juggling, selain keahlian memasak chef serta bahan makanan yang segar dan premium.

KO Restaurant, Teppanyaki, and Lounge ini hanya buka pada saat dinner, dengan interior terinspirasi dari ‘Tokyo Style’. Sebelum memasak, Teppan disiram Brandy jenis V.S.O.P dan disulut api untuk membuat sensasi flambé sebagi part of entertainement dan menandakan bahwa set menu akan segera dimulai.

KO Experience ini menggunakan tiga jenis sauce yang setiap sauce tergantung jenis masakan yang disajikan , dan selera dari tamu yang memesan makanan tersebut.
  • Seafood  menggunakan Ponzu Sauce
  • Vegetables menggunakan Gomadare Sauce
  • Chicken beef menggunakan Ginger Sauce atau Songa
 
KO Experience Menu Set

Tuna Karashi Miso & Creamy Spicy Tempura
Menu pertama ini dibuat sangat menarik, dengan penataan Tuna di dalam old fashion glass dengan dihiasi mango, water crest leaves dan fiola, sedangkan di sebelahnya disajikan prawn tempura yang creamy spicy sauce. Uniknya saat tuna diambil dengan menggunakan sumpit maka old fashion glass akan berdiri, karekan Tuna sebagai pemberat yang membuat gelas dapat di posisi miring telah diangkat.
Sebagai hiasan diberikan garam yang diwarnai berwarna biru agar penyajiannya lebih menarik
 
Fresh Vegetables Bean Sprout, Bell Pepper & Zucchini
Merupakan campuran dari toge, paprika dan Zucchini atau sejenis labu yang banyak diapakai pada  masakan Jepang.  Paprika dan Zucchini kemudian dipotong kecil-kecil, dicampur dengan toge dan dimasak dengan cara ditumis atau sauteed.
 
Scallop With Butter And Ponzu Sauce
Menu seafood lainnya adalah scallop atau kerang, yang dimasak menggunakan butter dan ponzu sauce. Dalam penyajiannya, Scallop diberi micro watercrest sebagai dressing.
 
Unagi, Foei Gras & Potato With Eel Sauce
Menu ini tidak boleh dilewatkan, yang merupakan contemporer menu dalam teppanyaki. Terdiri Unagi (belut), foie gras (hati angsa), dan eel sauce. Eel sauce atau Nitsume bisa berasal dari eel, shrimp, ataupun octopus, dan sangat terkenal di Amerika Serikat. Untuk dressing, ketiganya disajikan bersama Shimeji Mushroom.
 
Fresh Salmon With Butter Lemon Soy Sauce
Salmon Norwegia yang dimasak dengan chop garlic, white wine, dan ponzu sauce, setelah selesai dimasak disajikan bersama Broccoli sebagai side dish. Karena Salmon yang digunakan berasal dari Norwegia, maka rasa daging salmon ini terasa agak manis.
 
Wagyu Beef Sirloin With Red Wine Soy Sauce
Australian Wagyu Marble 9+ , yang dimasak dengan tingkat kematangan medium,kemudian ditaburi jahe yang telah dipotong kecil-kecil dan disiram dengan red wine sauce. Chef choice dengan tingkat kematangan medium ini, membuat rasa dari daging ini menjadi lebih juicy. Menu ini merupakan salah satu yang terfavorit di KO Teppanyaki.
 
Fried Rice
Budaya Jepang hampir sama dengan budaya Melayu, yang  selalu menyertakan nasi sebagai asupan karbohidrat. Di set menu ini, Kali ini nasi dimasak menjadi nasi goreng dengan campuran tlur dan berbagai macam sayuran. Atraksi pembuatan fried rice, dengan chop style merupakan salah satu atraksi chef terbaik di KO Teppanyaki
 
Miso Soup
Dengan bahan yang sangat sederhana seperti kaldu dan ditambah sayur-sayuran atau seafood. Miso Soup kaya akan protein, dan digunakan sebagai makanan pendamping untuk meningkatkan nafsu makan Anda.
 
Banana Teppanyaki with Caramel Sauce and Vanilla Gelato
Setelah menikmati delapan menu, saatnya mencicipi menu terakhir yaitu desserts. Sebelum crepes dibuat dan Pisang Ambon dimasak, Chef membuat Flambé sensation dengan menggunakan Grand Marnier yang biasa digunakan untuk campuran liquor atau desserts. Setelah crepes selesai dibuat dan pisang ambon telah di grill, kemudian ditambahkan strawberry dan Vanilla Gelato dan terakhir disiram dengan Caramel Sauce.
 
Terakhir sesudah menikmati set menu, chef akan menuliskan kata ‘Thank you’ dengan cara menaburkan garam di teppan, dan menandakan menu set telah selesai.
 
Arigatou Gozaimasu

KO Restaurant, Teppanyaki And Cocktail Lounge
Hotel Intercontinental Bali
Jl. Uluwatu No 45 Jimbaran Bali
Telp : (0361) 701888
www.intercontinental.com/bali

RELATED ARTICLES
Awfully Chocolate: Original Sin From Original Chocolate
22 jul 2014

DRINK & DINE » Sejak awal penemuannya, coklat pernah menduduki kedudukan paling tinggi sebagai makanan para dewa pada kebudayaan suku Maya Aztec di Meksiko. Kini, meskipun sudah bisa dini...

SELENGKAPNYA
Grand Buffet The Grand Cafe
22 jul 2014

DRINK & DINE » Suasana Mediteranian menyapa siapa saja yang menapaki Grand Café, di Lobby level Grand Hyatt Jakarta. Warna-warni disana-sini menyambut hangat. Wangi aneka makanan m...

SELENGKAPNYA
Cething
22 jul 2014

DRINK & DINE » Dalam bahasa Jawa, Cething artinya tempat nasi. Tentu saja restoran ini mengetengahkan tema Jawa dalam fitur masakannya meski tidak sedikitpun tampak dari interior dan orna...

SELENGKAPNYA