pernikahan, penampilan adalah sebuah tanggung jawab yang sangat besar—siapa yang tidak setuju dengan ini? Seorang pengantin adalah pusat perhatian dan tidak ada yang bisa menghindarinya. Inilah langkah besar yang harus diambil oleh seorang pengantin: aktualisasi diri seoptimal mungkin lewat penampilan.

Berbicara mengenai penampilan, mari kita kembalikan pada a"/>
ARTICLE
BEAUTY DUTY: You want to look good, really good
17 Feb 31
Untuk pernikahan, penampilan adalah sebuah tanggung jawab yang sangat besar—siapa yang tidak setuju dengan ini? Seorang pengantin adalah pusat perhatian dan tidak ada yang bisa menghindarinya. Inilah langkah besar yang harus diambil oleh seorang pengantin: aktualisasi diri seoptimal mungkin lewat penampilan.

Berbicara mengenai penampilan, mari kita kembalikan pada akar permasalahannya. Pengantin dituntut untuk tampil sempurna. Artinya, seorang pengantin harus memiliki daya pikat visual yang bisa dinikmati orang lain. Rupanya, visualisasi adalah kata kunci masalah ini. Kabar baiknya, pengantin tidak perlu memikirkan apa-apa yang tidak akan terlihat dari dirinya nanti di hari pernikahan. Sayangnya, hampir dari ujung rambut ke ujung kaki adalah bagian terlihat bagi seorang pengantin.

Kalau tidak ada yang mempedulikan Converse di balik gaun pengantin yang masif itu, bukan berarti kantung mata pengantin lantas juga diabaikan. Meski spele ia berada di titik pandang yang terbuka bagi siapa saja untuk mengenalinya. Lewat teori titik pandang, ada empat hal yang harus diperhatikan: rambut, wajah, tubuh, dan hati si calon pengantin.

SPEAK TO HAIR
Jadikan pertanyaan ini sebagai mantra: “apakah model rambut seperti itu cocok untukku?” Hair stylist akan memberikan masukan yang terbaik mengenai potongan-potongan mutakhir abad ini, termasuk mana yang paling cocok untuk tipe wajah si pengantin. Kalau si ahli menyarankan satu gaya rambut, dan pengantin tidak merasa cocok, kembalilah ke mantra. Kecocokan itu termasuk apakah pengantin merasa percaya diri dengan rambutnya. Kalau tidak, jangan dipaksakan.

Biasanya orang akan memilih up-do (tatanan rambut ke atas) sebagai pilihan utama. Alasannya, tentu, berkisar elegan, ekspos pada leher, dan memperbaiki tinggi badan. Sekali lagi, apabila si mantra menjawab tidak, lebih baik biarkan rambut terurai saja. Toh tidak ada keharusan untuk mengangkat rambut keatas. Yang paling mudah adalah mengembalikan ke dasar penampilan pengantin sehari-hari. Biasanya inilah yang membuatnya nyaman. Dengan sedikit aksen, mungkin itu tiara, atau veil, atau sekuntum bunga, pengantin tampil mengagumkan dalam kesederhanaan.

Yang paling sering dilupakan adalah merawat rambut itu sendiri. Bukan model rambutnya yang mencengangkan, tetapi kesehatan rambut itulah yang memancarkan kecantikan. Perawatan lewat diet sehari-hari (yogurt, buah, dan sayuran) akan memulihkan kesehatan rambut dan kulit. Kalau perlu, perawatan salon secara rutin justru sangat membantu.

FACE DO
Bersyukurlah, profesi makeup artist sudah sangat dikenal saat ini. Tidak perlu bersusah payah mencarinya, hampir setiap majalah mode mencantumkan nama-nama si ‘pesulap’ ini. Berkonsultasi dengan mereka adalah jalan yang terbaik. Pengantin akan memahami mengenai teori warna dan kecocokannya dalam kontras maupun seirama lewat sebuah peragaan paling terpercaya—makeup trial. Konsultasi jauh-jauh hari lewat beberapa percobaan akan memberi peluang eksplorasi yang lebih luas. Ingat, ada penyesuaian mutlak di wajah pada gaun, tema pesta, pencahayaan pesta, hingga sensitifitas kulit. Pengantin yang peka, tentu memulainya dengan detail-detail yang jitu.

Menyiapkan kulit wajah di hari pernikahan nyatanya lebih sulit ketimbang menyulapnya dengan beberapa concealer di sana-sini. Sayur dan buah menyumbangkan banyak vitamin yang dibutuhkan kulit, sementara air minum dibutuhkan sebagai penunjang hidrasi kulit wajah yang utama. Hindari kopi dan jenis makanan diuretika lain selama satu bulan sebelum hari-H, karena mereka akan memaksa banyak air keluar dari jaringan kulit. Minuman bersoda juga harus dihindari karena menimbulkan perbedaan tekanan antar sel yang akibatnya pembentukan kantung mata. Mempersiapkan penampilan wajah berarti keseluruhan visual wajah itu, termasuk keindahan gigi dan mata. Selebihnya adalah urusan makeup dan bagaimana membawakan si wajah di depan para tamu.

SHAPE AND FIT
Pengantin betul-betul berdiri sendiri untuk hal yang satu ini. Tidak ada panduan tren maupun saran-saran alternatif selain olahraga dan diet seimbang. Sayangnya, justru untuk urusan badanlah calon pengantin menggantungkan banyak harapan yang berbuah pada kesalahan umum: turun berat badan dalam waktu singkat! Akibatnya sangat berat, hingga pembatalan pernikahan itu sendiri.

Mulailah sejak dini. Semakin dini, semakin baik. Turun sepuluh kilo dalam waktu dua bulan adalah mimpi. Jadikanlah fitness atau lari pagi masuk dalam wedding list yang harus dikerjakan. Merancang jadwal penurunan berat badan minimal enam bulan sebelumnya akan meringankan tekanan calon pengantin. Pengantin yang bermimpi indah justru akan menghadapi mimpi buruk. Kalau dalam hidupnya ia tak pernah mencapai 60Kg, lebih baik hadapi itu sebagai kenyataan ketimbang mati-matian mencapai ukuran-S. Tidak, dan tidak akan pernah, ada program penurunan berat badan secara drastis dalam waktu singkat. Banyak pengantin diiming-imingi oleh impian turun berat badan dalam waktu satu minggu. Selain teknik operasi yang rumit, sepertinya tidak bisa dicapai dengan jalan konvensional. Tidak ada salahnya berfikiran untuk melakukan operasi (gastro bypass, lipo suction) asalkan pengantin mampu memberikan waktu pada tubuh untuk beradaptasi terhadap perubahan drastis tadi.

Banyak yang mengabaikan olahraga dan makan rutin selama mempersiapkan pernikahan. Kebugaran berbeda dengan berat badan ideal. Dan jauh lebih penting di hari pernikahan ketimbang proporsi tubuh. Olahraga rutin akan membentuk tubuh lebih seimbang, sementara makanan teratur memasok sebagian besar energi yang dibutuhkan tubuh. Jangan lupa juga untuk menjadikan tubuh begitu prima dengan perlakuan spa atau lulur. Dalam pada itu, dukungan gaun yang sesuai dengan siluet tubuh pengantin sangat menentukan penampilan secara keseluruhan.

WARM HEARTED
Inilah sumber cahaya itu. Sesempurna apapun penampilan si pengantin, tanpa faktor hati akan padam dan terbuang begitu saja. Marilah menghadapi kemungkinan demi kemungkinan. Satu sisi pengantin dituntut untuk tampil sempurna, di lain pihak, kesempurnaan begitu relatifnya hingga hati dan pikiran seseorang mampu menutupi semua ketidaksempurnaan yang ia miliki.

Menjaga dan mempersiapkan hati dan pikiran yang positif saat hari pernikahan sangat krusial ketimbang tiga titik pandang diatas. Tempatkanlah hati dan pikiran di atas yang lainnya. Mempersiapkan pernikahan memang melelahkan. Cobalah untuk beristriahat sejenak, menenangkan pikiran beberapa hari sebelumnya. Lakukan beberapa kegiatan yang mengundang kebahagiaan. Meski itu adalah bungee jumping, kalau bisa membantu memulihkan mental yang lelah harus dilakukan.

Terakhir, tolong kembalikan kewarasan dalam prioritas utama. Memperbaiki penampilan di hari pernikahan tidak selalu harus rumit. Semua sudah ada di depan mata. Bagaimanapun, seorang calon pengantin dikenal sebagai individu yang utuh oleh pasangan dan keluarganya tanpa dibutuhkan perubahan apapun. Persembahan yang paling sempurna adalah untuk si dia, bukan yang lain. Jujurlah pada diri sendiri kalau memang memiliki segudang kekurangan, balut itu dalam kesederhanaan, aksentuasikan lewat kepercayaan diri, dan bangun citra yang menawan dari kehangatan. Keep in mind that the most important thing is for a bride to feel good about herself. And no matter what size or shape or color, all brides are beautiful on their wedding day!
RELATED ARTICLES
Resurrection: Story Behind The Desk
22 jul 2014

BEAUTY & SPA » Sudah dua tahun sejak Witri memegang edisi perdana Le Mariage yang berwarna hijau terang itu. Selain kami, anda, dan para klien yang setia mendukung Le Mariage, Witri terma...

SELENGKAPNYA
As You Are, Not As You Should Be
22 jul 2014

BEAUTY & SPA » Ada beberapa alasan seseorang mengenakan topeng dalam hidupnya: porphyria cutanea tarda (sensitif terhadap cahaya), pemain Kabuki, koruptor, dan Tukul Arwana—he shoul...

SELENGKAPNYA