ARTICLE
Liability of Love: Teuku Adifitrian & Arti Indira
14 May 07
dr. Teuku Adifitrian (Tompi), penyanyi jazz bersuara khas ini menggelar pernikahannya dengan dr. Arti Indira tanpa gebyar gegap gempita seperti kebanyakan public figure lainnya. Sakralnya ijab qabul diperdengarkan pada 1 September 2006 lalu di Masjid Raya Pondok Indah Jakarta, yang kemudian dilanjutkan dengan resepsi bergaya kasual di Poolside Fourseasons Hotel pada 11 November 2006 lalu.   

Bagaimana kalian bertemu?
Tompi (T) : Di kampus
Astri   (A) : Di fakultas Kedokteran UI. Sebenarnya kita sudah tahu sejak lama, tapi baru kenal waktu jadi panitia acara musik di FKUI, dan baru dekat setelah nonton konser Al Jarreu tahun 2000.

Berapa lama waktu pacaran sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah?
T & A : 6 tahun

Hal apa saja yang kalian dapat selama pacaran?
T : Saling mengenal satu sama lain.
A : Saat bersama kita dapat saling mengisi dan menjadi orang yang lebih baik.

Menurut kalian apa kesulitan utama dalam berpacaran?
T : Waktu.
A : Waktu, karena kita sama-sama sibuk, apalagi setelah Tompi mulai rekaman dan aku ambil S2 untuk spesialis.

Siapa yang paling terlibat dalam proses pernikahan kalian?
T & A : Keluarga dan teman dekat

Sifat apa dari pasangan yang paling sulit Anda tolerir selama ini?
T : Arti itu moody
A : Tompi keras dan galak

Sejauh apa pengaruh teman dalam hubungan kalian?
T & A : Teman pastinya selalu ada di sekitar kita saat senang atau sedih. Jadi tempat curhat dan jadi orang kedua yang tahu tentang rencana pernikahan kita setelah keluarga. Dan tentunya membantu kita selama persiapan sampai The-day.

Berapa lama proses merancang pernikahan kalian?
T & A : Untuk akad persiapannya sebulan, sedangkan resepsi 3 bulan. Kita pakai konsep modern, dan nggak ada satupun acara adatnya.

Apa menggunakan tema khusus?
T : Untuk resepsinya kita pakai tema dusty pink.
A : Awalnya kita tertarik sama tema polkadot. Tapi kita nggak pakai secara penuh karena takut jadinya seperti pesta ulang tahun. Jadilah aksen polkadot kita letakkkan di undangan, wedding cake, serta dekorasi berupa bunga dan lampion. Dan karena kami berdua suka ungu, jadilah warna itu mendominasi selain warna dusty pink. Karena mau suasana yang nyaman dan akrab, kita sengaja  nggak pakai pelaminan. Kita mingle di antara undangan, jadi bisa ngobrol dan foto-foto sepuasnya.

Dapat referensi pernikahan dari mana saja?
A : Dream wedding sendiri saja. Dari dulu memang aku ingin pernikahan di tepi pantai atau kolam renang. Jadi konsepnya benar-benar outdoor. Paling referensi kartu undangan, WO, dan dekorasi aku dapat dari majalah atau website. Sedangkan untuk musik, baju, soundsystem, serta make up ada temanku yang bantu

Apa yang dirasa paling sulit saat merancang pesta pernikahan?
T : Budget dan daftar undangan.
A : Menyusun daftar undangan. Undangan kita sedikit (300 undangan), padahal awalnya hanya 150 undangan, tapi malah membengkak dua kalinya. Ternyata lebih sulit memilih siapa yang harus diundang daripada mengundang semua orang. Pas hari resepsi, ternyata yang datang 800 orang, untung saja makanannya cukup.

Apakah menggunakan jasa wedding organizer?
T : THE WINE, mereka bagus banget.
A : Yap, tapi hanya untuk The-day. Dari awal semua vendor sudah saya pilih, sedangkan WO (The Wine) baru kita kontak dua bulan sebelum hari H, itupun kenal karena kita buat kartu undangannya di Whiteline Cardcouture. WO sangat membantu apalagi persiapan kita mepet sekali, pas hari H diturunkan 6 orang yang mengerti banget apa yang harus dikerjakan. Apalagi saya maunya keluarga nggak pusing mikirin acara dan ikut bersenang-senang

Berapa banyak tamu yang kalian undang?
T & A : Untuk resepsi sekitar 300 undangan.

Adakah momen yang paling berkesan saat pesta pernikahan?
T : Saat prosesi masuk ketika resepsi, karena beda aja dari kawinan teman-teman kita
A : Waktu itu, pertama-pertama orang tua dan keluarga aku yang masuk diiringi degung Sunda menuju sisi kolam renang, di mana keluarga Tompi sudah menunggu. Setelah itu Tompi masuk sambil nyanyi Selalu Denganmu dari sisi lain pool, sedangkan aku masuk dari sisi yang beda. Terus kita berdua bertemu di depan wedding cake, kemudian wedding kiss deh.

Bisa deskripsikan makna cinta bagi kalian?
T : Pengorbanan, kesetiaan, saling percaya dan mendukung
A : Idem!! Pokoknya dirasa di hati itu cinta.. huaaa

Ada perbedaan nggak kehidupan pacaran dengan menikah?
T : Tanggung jawab. Bukannya berarti pacaran nggak ada tanggung jawab ya, tapi setelah menikah apapun yang aku kerjakan selalu ingat istri, sebagai perwujudan rasa tanggung jawab kepala rumah tangga, begitu juga sebaliknya.

Terakhir, apa sih arti pernikahan bagi kalian?
T & A : Ibadah.

Photo by 
RELATED ARTICLES
Kacunduk Ring Internet: Anak Agung Wahyu Prayasa & Agung Ratna Dewi
22 jul 2014

COUPLE STORY » Duapuluh tahun lalu mungkin banyak yang menyangkal kehadiran cinta tanpa melibatkan pertemuan sebelumnya, apalagi Internet. Dunia maya yang satu ini memungkinkan dua atau l...

SELENGKAPNYA
The Transformation Of Me Into Us: Pascal Lasmana & Sisilia Oei
22 jul 2014

COUPLE STORY » Ada peleburan dua sisi yang berbeda dalam pernikahan, kompromi dalam menjalani hari, dan tentunya pengorbanan sebagai implementasi cinta itu sendiri. Paling tidak, itulah y...

SELENGKAPNYA