NEWS
CROSSING by Fetty Rusli
06 Sep 18
Fetty Rusli kembali hadir menyapa public pecinta mode Indonesia, lewat koleksi busana
2018 | 2019 yang diberi judul “CROSSING” by Fetty Rusli (#fettyrusliCROSSING) pada tanggal 29 Agustus 2018 di Hotel Shangri-La Jakarta.
 
Garis-garis hitam dan putih yang melintasi ruas-ruas jalan sebagai marka bagi pejalan kaki yang ingin menyeberang, menjadi salah satu inspirasi Fetty dalam koleksinya kali ini. Di kota-kota besar di seluruh dunia yang padat penduduknya, penyeberangan (crossing) tentunya menjadi bagian penting bagi keseharian para pejalan kaki. Dalam imajinasi Fetty, crossing seolah-olah adalah runaway bagi para pejalan kaki untuk menampilkan fashion statement mereka masing-masing ketika berlalu lalang atau street fashion.

Momen yang kurang dari satu menit, di mana orang-orang berjalan dengan tergesa-gesa, dengan begitu banyak ragam gaya busana individual yang melekat (street style), direkam Fetty dalam memorinya dan menjadi latar dalam pergelaran 53 gaun mahakaryanya.
 
Gaya era 50-an yang khas dengan menjadi sumber inspirasi Fetty berikutnya. Dua fashion statement ikonik lima puluhan adalah rok pensil (pencil skirt) dan rok lebar (circle skirt), keduanya dengan dengan potongan slim fitting yang memeluk pinggang dengan ketat sempurna.

Siluet rok pensil, baik berupa midi maupun maksi, dimanfaatkan Fetty untuk menonjolkan keindahan proporsi pinggang dan pinggul yang feminin, sekaligus kaki yang jenjang. Siluet rok lebar berkesan playful dan genit, hadir menyemarakkan koleksinya dengan tetap memberi sorotan pada lekuk pinggang yang kecil dan seksi, apalagi jika ditambah petticoat untuk mengangkat volumenya. Beberapa korset pun digunakan Fetty dalam beberapa gaun untuk tampilan seksi dan glamor.
 
Nuansa warna merah, hitam, biru lembut, krem dan putih gading (off-white) menjadi pilihan pada material tulle dan organza yang feminin, satin yang halus, serta denim untuk aksi kasual.

Gaya 50-an tak afdol tanpa hadirnya aksen garis (stripes), motif kotak-kotak, serta printed polkadot di sana-sini. Fetty mengaplikasikan detil-detil embroidery yang mewah, pleats yang klasik, serta teknik beading pada bahan. Tak ketinggalan penggunaan aksesori, antara lain berupa sarung tangan (gloves), tali pinggang (belt) serta detil pita (bow) melengkapi keindahan koleksi yang kental dengan kesan santai dan ringan ala street fashion, tapi tetap feminin dan girly seperti ciri khas garis rancangan Fetty Rusli.
 
Satu lagi yang menjadi inspirasi Fetty pada koleksi “CROSSING” by Fetty Rusli adalah Audrey Hepburn, aktris asal Inggris yang membintangi film legendaris Breakfast at Tiffany’s, yang sempurna merepresentasikan mode 50-an selain gaya berpakaian Hepburn yang clean, modis, klasik dan elegan, baik on screen maupun off screen.
Aura kecantikan dan keanggunannya menjadikannya style icon yang masih dikenang sepanjang masa. Fetty mengajak pecinta mode untuk bernostalgia lewat memorabilia elemen-elemen gaya modis Hepburn pada masanya, yang dilahirkan kembali secara apik bercitra modern, sesuai dengan gaya masa kini.
 
Sentuhan signature style Fetty yang feminin dan girly, dikombinasi dengan finishing yang modern menghadirkan gaya fifties yang relevan pada cocktail dress, evening gown, dan bahkan wedding gown untuk tren mode masa kini. Pesona siluet klasik A dan H, serta mermaid yang tak lekang waktu, ditampilkan secara mewah berpadu dengan parade beragam volume gaun-gaun ala Hepburn. Aksi street fashion yang modis namun praktis, ringan dan mudah dibawakan, serta berbeda-beda sesuai keunikan karakter dan gaya individu masing-masing, menjadikan koleksi “CROSSING” by Fetty Rusli sangat high-fashion sekaligus wearable, vintage namun edgy untuk masa kini.
 
 
“CROSSING” by Fetty Rusli didukung oleh, antara lain:
Aksesori : Rinaldy Yunardi
Tata Rias : Mimi Kwok
Sepatu : Thang Shoes

RECENT ARTICLES
Chef Des Cuisine Baru Di Al Nafoura Ahmad Moussa
21 Nov 18

THE PEOPLES Le Meridien Jakarta memperkenalkan Ahmad Moussa sebagai Chef de Cuisine baru di Restoran Timur Tengah Al Nafoura. Dengan pengalaman professional lebih dari 10 tahun, Chef ...

SELENGKAPNYA
Alila Jakarta Welcomes New General Manager Teddy Susanto Wiryawan
15 Nov 18

THE PEOPLES Alila Jakarta dengan bangga mengumumkan pengangkatan Teddy Susanto Wiryawan sebagai General Manager yang baru. Mulai bergabung dengan Alila Jakarta pada bulan Oktober 2018,...

SELENGKAPNYA
Li Feng : Canton Culinary Expansion
19 Oct 18

DRINK & DINE Matteo Ricci, seorang Imam Jesuit dari Italia, sangat berjasa terhadap perkembangan kuliner di Canton. Diapun tercatat dalam sejarah sebagai orang asing pertama kali diizin...

SELENGKAPNYA